PADANG, INFOMINANG — Infrastruktur kebanggaan masyarakat Sumatera Barat, Jalan Tol Padang-Sicincin sepanjang 36,6 kilometer, resmi mulai dioperasikan secara penuh. Ruas tol yang merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ini menjadi angin segar bagi konektivitas antarwilayah di Ranah Minang.
Sebelum kehadiran tol ini, perjalanan dari Kota Padang menuju Sicincin di Kabupaten Padang Pariaman kerap memakan waktu 1,5 hingga 2 jam, terutama pada jam sibuk dan musim liburan akibat kepadatan jalan arteri nasional. Kini, melalui akses tol baru, pengendara hanya membutuhkan waktu sekitar 25 hingga 30 menit.
"Ini adalah tonggak sejarah baru bagi percepatan arus logistik dan mobilitas pariwisata di Sumatera Barat. Kita harapkan kawasan ekonomi baru tumbuh di sekitar pintu gerbang tol," ungkap Gubernur Sumbar saat peninjauan.
Fasilitas Modern dan Sentra UMKM Minang
Rest area pada Tol Padang-Sicincin didesain dengan konsep arsitektur vernakular Rumah Gadang. Tidak hanya menyediakan tempat istirahat dan SPBU, rest area ini mewajibkan 70% gerai diperuntukkan bagi pelaku UMKM lokal Minangkabau untuk memasarkan kuliner dan kerajinan khas seperti Rendang, Songket Silungkang, dan Kopi Solok.
Diharapkan dengan terkoneksinya ruas ini, distribusi hasil bumi dari daratan tinggi Minangkabau seperti sayur-mayur Agam dan buah-buahan Tanah Datar menuju Kota Padang dan Pelabuhan Teluk Bayur menjadi jauh lebih efisien.