MENTAWAI — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai memastikan persiapan sebagai tuan rumah bersama Porprov XVI Sumatera Barat terus dikebut. Namun, di balik persiapan yang sudah mencapai 80 hingga 90 persen, ada satu hal yang menjadi perhatian: jadwal pertandingan jangan kembali bergeser.
Porprov XVI Sumbar dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026.
Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana mengatakan kesiapan daerahnya mencakup dua hal, yakni penyelenggaraan lima cabang olahraga di Mentawai serta keberangkatan kontingen untuk mengikuti pertandingan di daerah lain.
Menurut Rinto, progres venue pertandingan saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Sejumlah fasilitas sudah siap digunakan, sedangkan beberapa bagian lainnya masih dalam tahap penyelesaian.
“Sudah, paling tidak sekarang ini 80 persen kesiapannya,” ujar Rinto.
Anggaran Sudah Disiapkan
Selain venue, Pemkab Kepulauan Mentawai juga telah menyiapkan anggaran untuk mendukung pelaksanaan Porprov.
Anggaran tersebut digunakan untuk kebutuhan Mentawai sebagai tuan rumah sekaligus mendukung kontingen yang akan bertanding di luar daerah. Rinto mengatakan anggaran bahkan telah ditambah agar kebutuhan penyelenggaraan dan keikutsertaan atlet dapat terpenuhi.
Dana tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada KONI Kepulauan Mentawai untuk menunjang berbagai kebutuhan persiapan.
Dari sisi prestasi, Rinto menargetkan kontingen Mentawai mampu membawa pulang 5 hingga 10 medali emas. Para atlet saat ini terus menjalani persiapan, baik secara fisik maupun mental.
Jadwal Jangan Bergeser
Ketua KONI Kepulauan Mentawai Ali Nurdin meminta jadwal Porprov XVI tidak kembali mengalami perubahan.
Pasalnya, berbagai kebutuhan sudah disusun berdasarkan jadwal 2–14 Oktober 2026, termasuk transportasi laut dan akomodasi.
“Persiapan kami sudah sekitar 80 sampai 90 persen. Venue terus dikerjakan dan seluruh kebutuhan untuk pelaksanaan pertandingan terus kami kebut,” ujar Ali Nurdin, Kamis (17/9/2026).
Ia mengatakan pengaturan transportasi Padang-Mentawai telah disesuaikan dengan jadwal pertandingan. Mobilisasi atlet, kontingen, perangkat pertandingan hingga kebutuhan pendukung lainnya juga telah direncanakan.
“Kalau jadwal bergeser, kami akan rugi besar. Bagi Mentawai cukup berat karena transportasi Padang-Mentawai dan sebaliknya sudah kami sesuaikan dengan jadwal 2-14 Oktober,” katanya.
Tidak hanya transportasi, sejumlah hotel dan penginapan untuk kontingen tamu juga telah dipesan sesuai periode pelaksanaan Porprov.
Pertama Kali Jadi Tuan Rumah
Porprov XVI menjadi momen bersejarah bagi Kepulauan Mentawai karena untuk pertama kalinya daerah tersebut dipercaya menjadi tuan rumah bersama.
Lima cabang olahraga dijadwalkan berlangsung di Mentawai, yakni Mixed Martial Arts (MMA), Kabaddi, Cricket, Selancar Ombak, dan Judo.
Empat di antaranya MMA, Kabaddi, Cricket dan Selancar Ombak yang merupakan cabang olahraga yang untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam Porprov Sumbar.
Sebagai tuan rumah, persiapan Mentawai tidak hanya menyangkut venue. Transportasi, akomodasi, perangkat pertandingan serta berbagai layanan pendukung bagi kontingen juga harus dipastikan siap.
Di sisi lain, kontingen Mentawai akan mengikuti pertandingan pada sejumlah cabang olahraga yang tersebar di 11 kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat.
Dengan seluruh persiapan yang terus berjalan, Pemkab dan KONI Kepulauan Mentawai berharap jadwal 2–14 Oktober 2026 tetap menjadi acuan hingga seluruh rangkaian pertandingan Porprov XVI Sumbar selesai.