#SAKILEHINFO
Iklan

Tiga Anak di Bawah Umur Diamankan Terkait Pencurian Lima Toko HP di Plaza Andalas Padang

Tiga anak di bawah umur diamankan polisi terkait kasus pencurian lima toko handphone di Plaza Andalas Padang. (Foto: Tim 1 Klewang)

Infominang – Tim 1 Klewang Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang mengungkap aksi pencurian yang menyasar sedikitnya lima toko handphone di kawasan Plaza Andalas, Kota Padang.

Kasus tersebut terungkap setelah polisi menelusuri rekaman CCTV yang memperlihatkan gerak-gerik para pelaku dalam dua kejadian pencurian pada hari berbeda.

Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Muhammad Yasin melalui Kasubnit Buser Ipda Ryan Fermana mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima polisi, terdapat sekitar lima toko yang menjadi sasaran dalam dua kejadian.

“Dari laporan yang kita terima, kurang lebih ada lima toko untuk dua kali kejadian,” ujar Ipda Ryan Fermana.

Menurut Ipda Ryan, aksi pertama terjadi pada Jumat. Sementara pencurian kedua berlangsung pada Senin (24/8/2026) dini hari dan baru diketahui para korban pada Senin pagi.

Seluruh rangkaian aksi tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV. Rekaman itu kemudian menjadi petunjuk bagi polisi untuk mengidentifikasi para pelaku.

“Seluruh rangkaian aksi tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV. Rekaman inilah yang kemudian menjadi petunjuk penting bagi polisi untuk mengidentifikasi para pelaku,” ucap Ipda Ryan Fermana, Selasa (25/8/2026).

Dari hasil penyelidikan sementara, barang yang hilang antara lain handphone kondisi baru, uang tunai, serta pakaian.

Setelah identitas pelaku diketahui melalui rekaman CCTV, jajaran operasional Polresta Padang melakukan pengejaran ke sejumlah lokasi di Kota Padang, mulai dari kawasan Marapalam, Jati hingga Gunung Pangilun.

Petugas kemudian memperoleh informasi bahwa para pelaku bergerak ke arah Bungus. Saat pengejaran mengarah ke kawasan Teluk Bayur, polisi sempat kehilangan jejak karena para pelaku diduga mengubah arah perjalanan.

Pengejaran kembali menemukan titik terang setelah polisi memperoleh informasi dari jajaran TNI Angkatan Laut di Kodaeral II.

Tiga orang anak di bawah umur dilaporkan masuk ke kawasan markas komando. Informasi tersebut kemudian dikoordinasikan dengan pihak kepolisian.

Petugas mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan. Hasilnya, ketiga anak tersebut merupakan orang yang sebelumnya telah diidentifikasi polisi sebagai pelaku pencurian di Plaza Andalas.

“Rekan-rekan TNI AL menginformasikan kepada kita sehingga kita berkoordinasi dan mendatangi lokasi. Ternyata benar, tiga anak yang masuk ke markas komando Kodaeral II tersebut merupakan pelaku yang teridentifikasi melakukan pencurian di Plaza Andalas,” ujar polisi.

Polisi masih melakukan pendataan dan penelusuran terhadap barang hasil curian. Dari handphone yang dicuri, satu unit disebut masih berada di wilayah Surian, sedangkan satu unit lainnya telah dijual melalui marketplace.

Uang hasil pencurian juga belum seluruhnya berhasil diamankan karena sebagian telah digunakan oleh para pelaku.

Sebagian uang tersebut disebut digunakan untuk membeli satu unit sepeda motor. Sementara sebagian lainnya digunakan untuk bermain warnet dan kebutuhan lain.

Sebelumnya, salah seorang pelaku juga sempat melarikan diri ke arah Surian dan Bukittinggi sebelum pergerakan mereka kembali terdeteksi.

Polisi memastikan ketiga orang yang diamankan masih di bawah umur berdasarkan data yang diperoleh.

“Betul, sesuai dengan data yang kita dapatkan. Untuk sementara, tiga orang tersebut anak di bawah umur,” kata polisi.

Karena seluruh pelaku masih tergolong anak, penanganan perkara selanjutnya akan memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku terhadap anak yang berhadapan dengan hukum.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh rangkaian pencurian tersebut, termasuk peran masing-masing pelaku serta keberadaan barang hasil kejahatan yang belum ditemukan. (*)